Watch: Doctor Who Season 4 (2008-2009)

The Doctor: Tenth Doctor (David Tennant)
Primary Companion: Donna Noble (Catherine Tate)
Additional Companions: Martha Jones (Freema Agyeman), Rose Tyler (Billie Piper), Captain Jack Harkness (John Barrowman), Sarah Jane Smith (Elisabeth Sladen), Mickey Smith (Noel Clarke), Jackie Tyler (Camille Coduri), Wilfred Mott (Bernard Cribbins)

image
Doctor dan Donna (dari: doctorwhoreviews.co.uk)

Summary: Donna ialah seorang Londoner yang sepanjang hidupnya berkarier sebagai pegawai tidak tetap sehingga selalu berpindah dari perusahaan satu ke yang lain. Karena sebagian biaya hidupnya masih ditanggung keluarga, Donna sering diremehkan oleh ibunya sendiri. Oleh sebab itu, ia selalu merasa dirinya hanyalah orang biasa yang tidak penting. Hanya kakeknya, Wilfred Mott, yang selalu bersikap suportif terhadap setiap keputusan yang diambil cucunya itu.

Awalnya, Donna menolak tawaran Doctor untuk bertualang bersama setelah melihat calon suaminya tewas di tangan Racnoss tepat di hari pernikahannya. Akan tetapi, akhirnya Donna bergabung setelah memecahkan misteri di balik perusahaan Adipose tempatnya bekerja. The adventure of the two partners in crime begins here.

Favorite Episodes:
(A/N: Episode pertama dan tiga episode terakhir musim tayang ini wajib ditonton. Terus, harus lihat juga episode spesial “The End of Time” sebagai episode perpisahan Tenth Doctor dan para companion-nya.)

1. “The Fires of Pompeii”
Doctor dan Donna mendarat tepat satu hari sebelum letusan Gunung Vesuvius terjadi. Namun, para peramal justru mengatakan tidak akan terjadi apa-apa esok hari. Doctor dan Donna lantas mencari tahu dalang di balik ramalan “palsu” tersebut. Oh iya, di sini ada Peter Capaldi (yang sekarang memerankan Twelfth Doctor) dan Karen Gillan (pemeran Amy Pond di musim tayang kelima), lho. Tebak, di sini mereka memerankan siapa?

2. “The Unicorn and The Wasp”
Another brilliant episode. Apa yang terjadi dengan Agatha Christie saat ia menghilang selama 10 hari pada tahun 1920-an? Di sisi lain, tamu-tamu pesta meninggal satu per satu secara misterius dalam satu malam. Watch as Christie, Doctor, and Donna unfold the mystery together. Saya sampai beli bukunya Agatha Christie setelah nonton episode ini.

“No one knows how they’re going to be remembered. All we can do is hope for the best. Maybe that’s what kept her (Agatha Christie) writing.”
-Tenth Doctor

3. “Silence In the Library/Forest of the Dead”
Rasanya janggal apabila perpustakaan terbesar di dunia sangat sepi, tanpa seorang pun pengunjung. Padahal, sistem perpustakaan menunjukkan bahwa terdapat jutaan makhluk hidup di dalamnya. Belum selesai masalah itu, Doctor berjumpa dengan River Song (Alex Kingston)—yang mengaku dirinya merupakan orang penting bagi Doctor di masa depan—bersama sekelompok arkeolog. Keep counting the shadows and don’t get fooled by reality.

Thoughts:
Sebenarnya saya suka hampir semua episode di musim tayang keempat ini. It almost has no flaws. And this is the story of Donna Noble.

Donna ialah companion yang paling cerewet, berisik, dan enggak mau kalah. But she’s fun after all! Donna percaya seluruhnya pada Doctor, tetapi rasa percaya itu tidak membuatnya “buta”. Ia berani menyela Doctor saat ia merasa tindakan yang dilakukan oleh space man itu salah. Donna juga sering memerhatikan detail-detail kecil yang penting, yang seringkali luput dari pengamatan Doctor.

Lalu, Donna enggak pakai acara naksir segala sama Doctor. Justru, Doctor sering banget di-bully olehnya, yang bikin situasi malah jadi kocak. She’s the Doctor’s best friend. Donna pun bersikap baik terhadap para companion sebelum dirinya dan ikut merasa senang saat Rose berjumpa lagi dengan Doctor.

So far, Donna ialah companion favorit saya sejak nonton “The Runaway Bride” dan ternyata saya enggak salah. Character development-nya keren banget. Catherine Tate yang lebih dikenal sebagai komedian pun memerankan tokoh Donna Noble dengan sangat baik.

Donna selalu bilang berkali-kali kalau dia cuma orang biasa yang enggak penting. “I am just a temp!” “I am nothing.” “I’m just useless.”
Nyatanya, Doctor dan Rose menjulukinya the most important woman in the whole creation. Puncaknya ialah saat melawan Davros—pencipta ras Dalek—Donna berubah menjadi half time lord. Makanya, saya sakit hati banget waktu Doctor menghapus ingatannya (A/N: HIKS!) karena otak manusia biasa enggak bisa menanggung pengetahuan time lord yang berlimpah. Kalau diteruskan, dia bisa mati.

I think she’s better off dead. At least she would’ve died with honor. But still… Doctor and Donna had the best of times. And for one shining moment, she really was the most important woman in the whole creation.

image
Salah satu adegan kocak di "Partners In Crime". Mimik muka mereka itu lho. (dari: whaticallamadmanwithabox.tumblr.com)

Yang spesial dari musim tayang keempat ini juga ialah “reuni” para companion Doctor dari musim-musim tayang sebelumnya. Opening credits “The Stolen Earth” dan “Journey’s End” pun ramai banget. Seru! Salah satu adegan favorit saya ialah ketika Doctor, Donna, Rose, Martha, Captain Jack, Sarah Jane, Mickey, dan Jackie menerbangkan TARDIS bersama-sama. It’s very sweet and heart breaking at the same time.

image
Ternyata, TARDIS didesain untuk dikemudikan oleh enam orang. Let's fly it together! Allons-y! (dok. BBC)

Musim tayang keempat juga punya banyak episode spesial di tahun 2009 yang semuanya enggak saya tonton (I’ll watch them later….) Saya hanya nonton episode penutup “The End of Time” yang menampilkan kembalinya The Master. Wilfred Mott, kakeknya Donna pun jadi companion terakhirnya Tenth Doctor di episode yang terdiri atas dua bagian ini.

Pada 20 menit terakhir, Doctor mengunjungi para companion-nya satu per satu. Paling sedih saat Doctor mengunjungi Rose di tahun baru 2005. Tentu saja saat itu Rose belum mengenalnya, tetapi Doctor mengatakan bahwa Rose akan menjalani tahun yang luar biasa.

Doctor yang sedang dalam keadaan sekarat pun kembali menuju TARDIS, menerbangkannya sendirian, dan kembali beregenerasi untuk kesebelas kalinya. Regenerasi Tenth Doctor ini juga menandakan berakhirnya era Russell T. Davies sebagai showrunner nu-Who. Steven Moffat-lah yang sekarang memegang posisi tersebut.

image
It was fun adventuring with them. Thanks for the memories! (dok. hqwallbase.com)

Saya masih merasa berat meninggalkan Tenth Doctor and his gang, The Children of Time. Terutama Donna dan Captain Jack yang merupakan karakter favorit saya.  Everything was so well-connected and it’s going back to the start. But that’s how the show rolls.Saya pikir, Matt Smith yang memerankan tokoh Doctor selanjutnya mengemban tanggung jawab besar untuk tiga musim tayang berikutnya.

So, welcome aboard, Eleventh Doctor! Geronimo!

Adinda S. Rahayu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s