Baca Buku: A Game of Thrones, A Song of Ice and Fire #1

(A Game of Thrones, buku pertama dari seri A Song of Ice and Fire. Gambar: http://www.pluggedin.com/book-reviews/game-of-thrones)
(A Game of Thrones, buku pertama dari seri A Song of Ice and Fire karya George R.R. Martin. Gambar: http://www.pluggedin.com/book-reviews/game-of-thrones)

“Different roads sometimes lead to the same castle.” – Jon Snow

Summary: Alkisah, terdapat negeri antah-berantah bernama Westeros. Westeros terdiri atas beberapa Klan. Tiap Klan dipimpin oleh seorang Lord. Saat ini, Westeros dipimpin oleh Raja Robert dari Klan Baratheon.
Masalah bermula ketika Tangan Kanan Raja, Jon Arryn, mati secara misterius. Raja Robert pun menunjuk sahabatnya, Lord Eddard dari Klan Stark untuk mengisi kekosongan posisi tersebut. Di King’s Landing, kediaman Raja, Eddard mengungkap misteri kematian Jon Arryn. Sementara itu, bukan hanya Eddard saja yang sedang diuji, melainkan juga anak-anak dan istrinya.

My Thoughts: Saya memutuskan baca buku ini karena series-nya rame banget. Tergoda buat beli novel terjemahannya yang diterbitin Fantasious. Ngintip di toko buku, terjemahannya bagus lagi, but my wallet won’t let me…. Jadinya, cuma bisa ngunduh e-book-nya. Saya pun sempetin-sempetin baca di kendaraan umum dan baru selesai baca pas Idulfitri 1436 H lalu.

Baru kali ini saya baca novel yang konfliknya ruwet. Saya nyoba nonton series-nya juga buat referensi, tapi malah nyesel karena mengorek luka lama (deu). Banyak bagian yang bikin nangis dan mikir, bahwa sebenarnya enggak ada manusia yang 100% baik dan 100% jahat. Semua punya alasan, meski kadang tindakannya enggak bisa dibenarkan.

Tokoh favorit? Kayaknya berisiko deh punya tokoh favorit di ASoIAF karena ujung-ujungnya bakal “dibunuh” Eyang GRRM. Saya sendiri suka sudut pandang cerita Jon Snow (anak haram Lord Eddard Stark) yang sedang meniti karier (huhu) di Night’s Watch. Saya juga suka Daenerys Targaryen, putri Klan Targaryen yang berusaha membangun pasukan dari nol untuk mengembalikan kejayaan Klan Targaryen di Westeros.

Best Part(s):
– GRRM membiarkan setiap karakternya punya suara sendiri-sendiri dengan cara menulis novel ini dari berbagai sudut pandang mereka. Jadi, setiap perkembangan tokoh dikisahkan dengan detail.
Quotable quotes-nya Tyrion Lannister. Saya sempat screencap beberapa kutipan favorit saya dari Tyrion (karena baca di ebook), tapi hilang karena HP abis diformat ulang. 헐.
– Hampir semua tokoh-tokoh perempuannya powerful. Women can be as lethal as men yo! Jadi ingat saya pernah baca kalau Eyang GRRM pernah bilang,“You know, I always consider women to be people.”
– Kutipan favorit: “Different roads sometimes lead to the same castle.” – kata Jon Snow ke adiknya, Arya Stark, saat Jon hendak meninggalkan Winterfell.

Iklan

9 pemikiran pada “Baca Buku: A Game of Thrones, A Song of Ice and Fire #1

  1. Hi Dindz,
    Di atas lo bilang ” Saya memutuskan baca buku ini karena series -nya rame banget.” berarti lo udah nonton series-nya dong. Dijelaskan juga dong di sini serame apa sih series-nya? Ada ga sih bagian-bagian yang berbeda? General Audiences kan? hope you say YES, so I can watch with my brotha (=^ェ^=)

    1. Gue tau series-nya rame dari berita dan karena banyak temen yg nonton. Dan GoT udah menang banyak penghargaan Emmy Awards (so much for *just* a series!) tapi gue belum nonton.

      Baru abis baca buku 1, nonton 3 episode pertama season 1 dan belum lanjutin lagi haha.

      I have checked a few spoilers, emang ada bbrp bagian yg beda sama bukunya. Kayak Jojen Reed (played by uri Thomas Sangster) itu belum mati loh, tapi di series udah dibunuh. T-T Tapi perbedaan lainnya ga terlalu fatal karena Eyang GRRM sendiri terlibat langsung di proses produksi series-nya.

      Rating-nya masih R kayanya… Kalo ada versi clean-nya gue juga mau ngajak nonton ade gue.

      1. Nanti aja kalo lagi pengen lanjutin. Haha iya dianya aja kaget karena karakter yg dia peranin dibunuh. Hiks.
        NC-21 sih lebih tepatnya Rur. :’)

      2. Sangster oppa baru baca skripnya pas dia di pesawat menuju lokasi. Terus dia kaget pas tau Jojen mati karena berarti itu hari terakhir dia syuting GoT.
        Kalo bisa edit video enak kali ya bisa bikin clean ver. 하하하.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s