Baca Buku: A Clash of Kings, A Song of Ice and Fire #2

Cover asli novel A Clash of Kings. Sumber: Goodreads https://www.goodreads.com/book/show/10572.A_Clash_of_Kings
Cover asli novel A Clash of Kings. (Source: Goodreads) 

Summary: Kematian Raja Robert Baratheon menggemparkan seluruh negeri karena kini Joffrey Baratheon, putra sulungnyalah yang menggantikan posisinya. Lord Eddard Stark menemukan bukti bahwa Joffrey bukan anak Raja, melainkan anak hasil hubungan inses antara Ratu Cersei (istri Raja Robert) dengan saudara kembarnya, Jaime dari Klan Lannister. Klan lain yang tidak setuju, mengutuk penobatan Joffrey dan tidak mengakuinya sebagai raja yang sah.

Stannis dan Renly Baratheon, saudara kandung mendiang Raja Robert, pun menobatkan diri masing-masing sebagai penerus Robert yang sah. Di utara, rakyat Winterfell mengangkat Robb Stark (putra sulung Lord Eddard) sebagai Sang Raja di Utara.

My Thoughts: So far, kisahnya lebih rumit jika dibandingkan dengan buku pertama. Namun, saya salut dengan keberanian Eyang GRRM “membunuh” tokoh penting tanpa mengacaukan alur cerita. Buktinya, Lord Eddard Stark mati, tetapi kehidupan dan konflik di Westeros justru kian memanas.

Meet the Reeds siblings, Jojen and Meera. (Source http://dragonsinparis.tumblr.com/post/37083624635/lostprincessofwinterfell-meet-jojen-and-meera)
Meet the Reeds siblings, Jojen and Meera. (Source)

Di sini, para “raja” mengatur strategi untuk bertempur dan menaklukkan wilayah lain di luar daerah kekuasaan mereka. Paling kesel ketika Theon Greyjoy tiba-tiba mengambil alih Winterfell. Kayaknya awkward dan enggak pas gitu, hanya karena dia enggak mau kalah dari kakak perempuannya, Asha.

Oh iya, saya suka karena di sini ada Reeds bersaudara, Meera dan Jojen. Jojen masih berusia 12 tahun, but his wisdom is beyond his years. Pantaslah kalau di series-nya diperankan sama Thomas Brodie-Sangster. Di sini, Reeds siblings menolong Bran dan Rickon Stark melarikan diri dari Winterfell yang sudah diambil alih Theon. Jojen juga bertindak sebagai mentor Bran mengenai kemampuan spesialnya.

“Valar morghulis.” Jaqen H’ghar dan Arya Stark. (Source: thelifeinmyshadesofgrey)

Di akhir buku, Arya Stark dan Jon Snow melakukan “pembunuhan” untuk pertama kalinya. Siapa ya, yang mereka bunuh? 😮

Best Part(s):
– Jojen dan Meera Reed!
– Arya Stark yang kabur dari Harrenhal bersama Gendry (anak haram Raja Robert) dan Hot Pie. Salut sama Arya, meskipun dia harus menyamarkan identitasnya, dia enggak lupa siapa dirinya. Saya juga suka mantra andalannya yang dia kutip dari almarhum gurunya, Syrio Forel, “Fear cuts deeper than swords.”
– Jaqen H’ghar dari Braavos yang “membantu” menyelesaikan to-kill list-nya Arya Stark.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s